Pimpinan PA Pamekasan Hadiri Pembinaan dan Diskusi Hukum Di Lingkungan PTA Surabaya

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya mengadakan kegiatan Pembinaan dan Diskusi Hukum serta PTA Award Semester I untuk Pengadilan Agama Se-Jawa Timur pada hari Kamis (14/08/2025). Hadir berdasarkan surat undangan dari PTA Surabaya dengan nomor surat 3919/KPTA.W13-A/HM1.1.1/VIII/2025, Ketua Pengadilan Agama Pamekasan – Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, S.H.I., M.H.I., beserta Wakil Ketua – Jamaludin Muhamad, S.H.I., M.H, Panitera – Muhammad Ali Said, S.H.I, M.H., dan Sekretaris - Akhmadi, S.H. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua beserta Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama se-Jawa timur. Kegiatan Pembinaan dan Diskusi Hukum ini dilaksanakan di Aula Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.
Turut hadir menjadi Narasumber dalam Pembinaan dan Diskusi Hukum ini Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung RI – YM Bapak Dr.H. Imron Rosyadi, S.H., M.H. Kegiatan Pembinaan dan Diskusi Hukumini bertema “Peningkatan Integritas dan Kualitas SDM ”. Setiap peserta Pembinaan dan Diskusi Hukum diwajibkan melakukan registrasi pada pukul 08.00 WIB. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB, diawali dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung RI Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Quran dan pembacaan doa.
Dalam sambutannya, YM Bapak Imron Rosyadi menegaskan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas peradilan. "Integritas itu didukung oleh kejujuran, sikap kerja profesional, dan akuntabilitas," ujarnya. Ia juga mengingatkan agar para hakim menghindari konflik kepentingan dalam memeriksa perkara. Menurutnya, akuntabilitas berarti bukan hanya hasil yang benar, tetapi juga cara yang benar. Bapak Imron menambahkan bahwa tata kelola yang baik akan membentuk lembaga yang baik pula. Ia menekankan semangat Ketua MA yang ingin mengubah mindset pimpinan peradilan dari pola pikir “dilayani” menjadi “melayani”.Tutur Beliau.
Acara berlanjut dengan pembinaan materi Kesekretariatan dan Diskusi Hukum. Kehadiran para pimpinan pengadilan di acara ini disebut menjadi wujud komitmen bersama membangun peradilan agama yang lebih baik.Semoga melalui Pembinaan dan Diskusi Hukum ini memberikan ilmu dan pengetahuan baru untuk meningkatkan kompetensi dan Integritas Aparatur peradilan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.











Berita Terkait: