Dalam Kunjungan Dosen UIN Sunan Ampel. PA Pamekasan Tegaskan Komitmen Menjadi .Tipe A Pendidikan. untuk Program Magang Perguruan Tinggi

Pamekasan – Ketua Pengadilan Agama (PA) Pamekasan kembali menegaskan komitmen lembaganya untuk menjadi institusi “Tipe A Pendidikan” dalam pelaksanaan program magang mahasiswa. Penegasan ini disampaikan kepada para peserta magang dari IAI Darul Ulum serta Dosen UIN Sunan Ampel yang akan menjalani magang dalam 2 (dua) gelombang mulai Januari 2026 hingga Februari 2026.
Konsep “Tipe A Pendidikan” diadopsi sebagai analogi dari rumah sakit Tipe A yang menjadi pusat pendidikan dan penelitian medis. Melalui konsep ini, PA Pamekasan menempatkan diri sebagai lembaga peradilan yang tidak hanya menjalankan fungsi yudisial, tetapi juga memberikan kontribusi pada pendidikan, penelitian, dan pelatihan bagi mahasiswa, selaras dengan Tridarma Perguruan Tinggi. Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, S.H.I., M.H.I. menjelaskan “Pengadilan Agama konsern terhadap kualitas mutu dari pelaksanaan Magang para mahasiswa”.

Ketua PA Pamekasan menyampaikan bahwa mutu penyelenggaraan magang menjadi perhatian serius. Sejumlah langkah yang telah dipersiapkan antara lain:
- Program Pramagang untuk memberikan pengenalan awal kepada peserta.
- Bank soal lengkap untuk pelaksanaan pre-test, mid-test, dan post-test.
- Sesi pengayaan pengetahuan dari para pemateri, meliputi materi-materi peradilan, administrasi perkara dan administrasi umum, hukum acara, pelayanan publik, ekonomi syariah, manajemen perkara, teknologi peradilan, dan materi relevan lainnya. Semua materi yang mencakup tugas pokok dan fungsi kepaniteraan dan kesekretariatan.
- Pelaksanaan sidang semu (moot court), terutama diarahkan pada perkara ekonomi syariah, harta bersama, dan gugatan waris.
Sebagai informasi, Pengadilan Agama Pamekasan telah mempunyai 13 orang hakim yang siap untuk menyukseskan langkah-langkah strategis tersebut dengan memberikan pelayanan terhadap mahasiswa. Para Hakim tersebut telah ditunjuk secara bergiliran sebagai dosen pamong oleh Ketua Pengadilan Agama Pamekasan.
Selain itu, penilaian peserta magang dilakukan secara objektif dengan berbagai barometer, seperti kedisiplinan, sikap, kerja sama, serta capaian hasil tes dan performa dalam sidang semu.
PA Pamekasan menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para mahasiswa yang dititipkan oleh perguruan tinggi. Program magang ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran komprehensif yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membangun profesionalisme calon praktisi hukum di masa mendatang.











Berita Terkait: