Hakim PA Pamekasan Hadiri Halal Bihalal Virtual yang Diselenggarakan oleh Badilag

Hakim Pengadilan Agama (PA) Pamekasan, Ahmad Farih Shofi Muhtar, S.H.I., M.H., mengikuti acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) secara daring pada Rabu, 01 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini diikuti oleh jajaran warga peradilan agama dari seluruh pelosok Indonesia guna mempererat tali silaturahmi pasca-Ramadan. Acara tersebut dibuka dengan sambutan hangat oleh Dirjen Badilag, YM Bapak Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum.
Suasana khidmat semakin terasa saat sesi ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah kondang, Ustadz Bachtiar Nasir, Lc. MM., dimulai. Dalam tausiyahnya, beliau memberikan pencerahan mengenai makna spiritualitas dan integritas dalam menjalankan amanah sebagai abdi negara di lingkungan peradilan. Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para hakim dan aparatur peradilan untuk senantiasa menjaga kemuliaan profesi melalui akhlak yang luhur.
Ahmad Farih Shofi Muhtar dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan virtual yang penuh dengan nilai-nilai ukhuwah ini. "Kegiatan Halal Bihalal ini merupakan sarana strategis untuk memperkuat sinergitas antarhakim demi mewujudkan peradilan agama yang semakin agung," ujar beliau secara formal setelah mengikuti acara. "Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan pesan-pesan moral yang disampaikan penceramah dalam meningkatkan profesionalisme serta dedikasi saat menjalankan tugas di persidangan," tambah beliau dengan penuh tekad.
Melalui keikutsertaan dalam agenda ini, PA Pamekasan terus berupaya menyelaraskan nilai-nilai religius dengan standar etika profesi yang ketat. Sinergi antara ilmu hukum dan siraman rohani diharapkan mampu menciptakan putusan yang tidak hanya adil secara hukum, tetapi juga menyejukkan bagi masyarakat. Acara pun berakhir dengan sukses dan menjadi momentum refleksi diri bagi seluruh aparatur peradilan dalam menyambut tantangan tugas ke depan.











Berita Terkait: