Peringati Nuzulul Qur an. PA Pamekasan Perkuat Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak

Pengadilan Agama Pamekasan menggelar rangkaian kegiatan religius dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an yang bertempat di Ruang Sidang Utama pada Jumat, 13 Maret 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Pamekasan beserta keluarga besar mereka. Momentum suci ini juga diisi dengan penyaluran santunan kepada fakir miskin serta anak yatim sebagai wujud nyata kepedulian sosial institusi terhadap sesama.
Ketua Pengadilan Agama Pamekasan, Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, S.H.I., M.H.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan integritas moral seluruh pegawai. Beliau menyatakan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman utama dalam memberikan pelayanan hukum yang adil dan humanis kepada seluruh lapisan masyarakat. "Kami berharap spirit Nuzulul Qur’an ini dapat memperkuat komitmen kami dalam menjalankan amanah peradilan dengan penuh tanggung jawab," ungkap Dr. Muhammad Najmi Fajri.
Bupati Pamekasan, Dr. Drs. K. H. Kholilurrahman Wafi, S.H., M.Si., turut hadir sebagai undangan kehormatan dan sekaligus memberikan ceramah agama mengenai keagungan Al-Qur’an sebagai mukjizat yang mampu mengubah peradaban manusia. Beliau memaparkan kisah inspiratif tentang hidayah yang menyentuh hati Umar bin Khattab hingga akhirnya memeluk Islam setelah mendengar lantunan ayat-ayat suci. Melalui kisah tersebut, Bupati mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjadikan nilai-nilai Qur’ani sebagai kompas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Acara puncak ditandai dengan penandatanganan piagam oleh Bupati Pamekasan mengenai Kantor Pengadilan Agama Pamekasan Ramah terhadap Perempuan dan Anak dan penyandang disabilitas. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk menjamin pemenuhan hak-hak dasar serta perlindungan hukum bagi kelompok rentan yang terdampak oleh putusan hukum keluarga. Sinergi antara otoritas yudikatif dan eksekutif ini diharapkan dapat mewujudkan keadilan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pamekasan.











Berita Terkait: