Pimpinan PA Pamekasan Hadiri Rapat Koordinasi dan PTA Surabaya Award 2026

SURABAYA – Jajaran pimpinan Pengadilan Agama Pamekasan yang terdiri dari Ketua Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, Panitera Muhammad Ali Said, S.H.I., M.H., dan Sekretaris Trimo, S.H., M.H., menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi percepatan penyelesaian perkara pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara bergengsi yang dirangkaikan dengan penganugerahan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya Award tersebut dipusatkan di HARRIS Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya. Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian kegiatan strategis ini akan berlangsung selama dua hari berturut-turut hingga tanggal 13 Maret 2026.
Agenda utama pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi kebijakan teknis yudisial guna mempercepat proses penyelesaian perkara di seluruh satuan kerja di bawah naungan PTA Surabaya. Selain itu, pemberian apresiasi melalui ajang PTA Surabaya Award diharapkan menjadi pemicu semangat bagi setiap pengadilan untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi pelayanan publik. Kehadiran pimpinan lengkap dari Pengadilan Agama Pamekasan menunjukkan komitmen kuat instansi dalam mendukung program prioritas Mahkamah Agung RI.
Kepada Tim Redaksi, Ketua Pengadilan Agama Pamekasan menyampaikan terkait partisipasi aktif lembaga yang dipimpinnya dalam forum koordinasi tingkat provinsi ini. "Kami hadir dengan semangat untuk menyerap arahan pimpinan dalam rangka mempercepat penyelesaian perkara demi kepastian hukum bagi masyarakat di Pamekasan," Tuturnya. Beliau juga menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan momentum penting untuk mengukur capaian prestasi melalui evaluasi kinerja yang transparan dalam ajang penghargaan tersebut.
Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan rumusan solusi terhadap berbagai kendala teknis dan administratif yang sering muncul dalam proses penanganan perkara di lapangan. Sesi diskusi intensif antar pimpinan pengadilan se-Jawa Timur menjadi ruang pertukaran gagasan untuk menciptakan birokrasi peradilan yang lebih efektif dan efisien. Dengan mengikuti kegiatan ini, Pengadilan Agama Pamekasan optimis dapat membawa pulang hasil evaluasi positif serta strategi baru untuk diterapkan di daerah.











Berita Terkait: