Pengadilan Agama Pamekasan Terima Sosialisasi Bahaya Kanker dan Tumor dari YSKI

Pengadilan Agama Pamekasan menerima kunjungan edukatif dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) dalam rangka penyuluhan kesehatan pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Ruang Sidang PA Pamekasan dengan diikuti oleh jajaran hakim, pejabat struktural, serta seluruh staf pegawai. Pertemuan ini difokuskan pada peningkatan kewaspadaan dini terhadap ancaman penyakit kanker dan tumor yang sering kali tidak terdeteksi secara kasat mata.
Wakil Ketua PA Pamekasan, Jamaludin Muhamad, S.H.I., M.H., membuka acara secara resmi melalui sambutan yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan jasmani di lingkungan kerja. Beliau menyampaikan bahwa edukasi ini merupakan bentuk perhatian lembaga terhadap kesejahteraan para pegawai agar tetap optimal dalam menjalankan tugas pelayanan publik. "Kami sangat mendukung inisiatif ini karena pemahaman yang komprehensif mengenai deteksi dini kanker dapat menyelamatkan banyak nyawa melalui penanganan yang lebih cepat," ujar Jamaludin Muhamad.
Dalam sesi pemaparan materi, pihak YSKI mengupas tuntas mengenai berbagai faktor pemicu kanker serta metode mengenali gejala awalnya secara akurat. Pemateri menjelaskan teknik pencegahan melalui pola konsumsi pangan yang sehat serta pentingnya menghindari zat-zat kimia berbahaya dalam aktivitas sehari-hari. "Kunci utama dalam melawan kanker adalah kesadaran untuk melakukan deteksi mandiri dan segera melakukan konsultasi medis sebelum sel kanker berkembang lebih jauh," jelas pemateri dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia.
Selain aspek medis, sosialisasi ini juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui penjelasan mengenai mekanisme pemberian dana bantuan kepada penderita kanker yang membutuhkan. Program bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial bagi para penyintas kanker yang sedang menjalani proses pengobatan jangka panjang. Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh aparatur PA Pamekasan untuk mulai menerapkan pola hidup sehat demi tercapainya lingkungan kerja yang produktif.











Berita Terkait: