Ketua PA Pamekasan Hadiri Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H di Observatorium Jokotole

Ketua Pengadilan Agama Pamekasan, Dr. H. Muhammad Najmi Fajri, S.H.I., M.H.I., menghadiri undangan pelaksanaan rukyatul hilal penetapan awal Ramadan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Observatorium Jokotole Universitas Islam Negeri (UIN) Madura yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB hingga proses pemantauan selesai. Kehadiran unsur pimpinan peradilan agama ini merupakan bagian dari sinergi lintas instansi dalam mengawal akurasi penetapan waktu ibadah bagi umat Islam.
Proses pemantauan posisi bulan sabit tersebut dilakukan secara saksama dengan melibatkan tim ahli falak serta perangkat teleskop canggih milik observatorium. Namun, hingga matahari terbenam, seluruh tim melaporkan bahwa hilal tidak berhasil terlihat di ufuk Pamekasan. Kondisi alam yang mendung tebal di sekitar lokasi pemantauan menjadi faktor utama yang menghalangi pandangan petugas terhadap objek langit tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Pamekasan Dr. H. Muhammad Najmi Fajri memberikan pernyataan resmi terkait hasil pengamatan yang dilakukan oleh tim di lapangan. Beliau menegaskan bahwa meskipun hilal tidak terlihat di Pamekasan karena faktor cuaca, data hasil rukyat ini akan segera dilaporkan secara resmi ke tingkat pusat. "Kami tetap mengikuti prosedur syar'i dan teknis yang berlaku, Hilal tidak tampak hari ini dikarenakan kondisi alam yang tertutup mendung," ujar beliau menutup penyampaiannya.
Hasil pemantauan di Observatorium Jokotole ini nantinya akan menjadi salah satu bahan rujukan dalam sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dokumentasi dan berita acara pelaksanaan rukyatul hilal telah disusun secara sistematis untuk menjamin transparansi informasi kepada publik. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap tenang menunggu keputusan resmi pemerintah mengenai penetapan satu Ramadan tahun ini.











Berita Terkait: